Pin It
Search
Thursday 19 October 2017
  • :
  • :

Berjama’ah di atas Kapal BRR Sabang

Shalat merupakan salah satu dari lima rukun islam, dan menjadi tiang agama (hal yang paling pokok), yang tata cara pelaksanaannya telah ditentukan secara tegas dalam agama dan Setiap muslim/muslimah waras dewasa (balik), diwajibkan atasnya mendirikan shalat.

Ada hal unik yang saya rasakan ketika menuju ke Sabang (Pulau Weh) dengan kapal lambat KMP BRR, tepat pada pukul 16.00 Wib kapal berada 7 KM berjarak dari teluk Sabang tiba-tiba berhenti dan mengumandangkan Adzan, setelah Adzan ABK Kapal memberikan informasi ” bagi jama’ah muslim yang ingin melakukan shalat berjamah bisa menuju ruang kontrol kapal”. KMP BRR sebenarnya telah memiliki fasilitas ruang shalat (mushala) yang berukuran 3 x 2 Meter yang tak mungkin menampung jama’ah sekaligus, kebijakan Kapten Kapal untuk mendirikan shalat pada ruang kontrol kapal sudah memberikan penumpang nyaman dalam ibadah shalat walaupun masih harus mengantri (KMP BRR memuat penumpang 360 orang secara normal).

Shalat di atas kapal Unik? Aneh?

Bukan… tulisan ini bukan bentuk koreksi bagi siapapun, hanya sebatas kontemplasi dan auto koreksi, semoga bisa menginspirasi bahwa ke Sabang bukan untuk Free Maniak (Bebas Cinta, Bebas Orang Tua, Bebas Jalan-Jalan) tapi, Sabang juga merupakan daerah Syariat Islam yang juga menyukai tamunya sopan baik dari Moral maupun Etika.

Facebook Comments