Pin It
Search
Saturday 24 February 2018
  • :
  • :

Pulau Bunta, Surga Terapung di tengah samudera

Pulau Bunta, banyak orang belum mengenal pulau ini. Tidak seperti Pulau Aceh atau Sabang, pulau yang luasnya sekitar 180 hektare ini memiliki keindahan alam yang tidak jauh berbeda dengan pulau-pulau kecil lainnya di Aceh. Ketika kapal merapat ke pulau ini, pengunjung langsung disambut dengan pantai yang berpasir putih. Tampak alam yang masih perawan dan jarang terlihat lalu lalang orang-orang. Tidak ada orang yang menetap di pulau ini, warga hanya datang kePulau Bunta untuk mengambil buah kelapa. Nelayan juga biasanya sekadar singgah untuk menghindari cuaca buruk.
Pantai Palau Bunta masih sangat alami. Jarang orang mandi di pinggir pantai karena masih jarang dikunjungi, tidak seperti Pantai Lampuuk atau Pantai Lhoknga yang setiap hari dikunjungi oleh ribuan pengunjung.

Hamparan batu karang Pulau Bunta luar biasa, dengan tebing yang menjulang berupa bebatuan yang menggoda pengunjung untuk segera mengeluarkan kamera mereka. Di sana wisatawan dapat dengan leluasa menikmati indahnya hamparan terumbu karang dipadu dengan berbagai jenis ikan karang yang berenang mencari makan. Terumbu karang tersebut tumbuh alami hampir di 50 persen pulau tersebut. Ketika menjelang senja, pengunjung akan disuguhi dengan suasana matahari yang tenggelam di Samudra Hindia. Pancaran sinarnya menakjubkan, penuh warna, dan sarat makna di ujung barat Indonesia.

Sementara di malam hari, pulau ini benar-benar sunyi. Jangan berharap pengunjung akan diganggu oleh riuh suara mesin kendaraan bermotor. Hanya gemuruh ombak yang menghantam pantai atau suara batu karang yang tetap tegar menerima hantaman ombak. Itulah yang menemani pengunjung di malam hari.

Pulau Bunta terletak di Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar, tepatnya berada di antara Pulau Aceh dan Pulau Breuh. Jika hendak menuju ke sana, pengunjung bisa berangkat dari Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh atau dari Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar. Waktu tempuh sekitar 45 menit menggunakan kapal nelayan dari Pelabuhan Ulee Lheue.

sumber redaksi : http://www.shnews.co/detile-9746-pulau-bunta-mutiara-yang-terpendam.html

Facebook Comments


batatx

Segalanya penuh warna