Pin It
Search
Friday 24 November 2017
  • :
  • :

Pasir setumpuk, tracking dan camping seru di pedalaman lhokrukam.

aceh planet pasir situmpuk b

Berbicara masalah liburan masing-masing memiliki cara pandang berbeda termasuk cara menikmatinya, tak ubah ibarat menikmati indomie ada yang sekedar digoreng ada yang direbus dan bahkan ada yang dipanggang ? masa? sudahlah lupakan saja. Lebaran kemaren pasca ajang silaturrahmi Beakhir ke beberapa kerumah sanak family sampai tiga hari berturut-turut maka situasi selanjutnya adalah suntuk stadium akhirat, bengong, bosan, letih lesu, bila sudah begini biasanya segera menentukan titik/lokasi untuk dijadikan tempat menghabiskan waktu dengan berbagai kegiatan yang pasti cukup mujarab membersihkan kembali sarang laba-laba yang lengket di dinding-dinding otak.

Kali ini tujuannya adalah pasir situmpuk atau dikenal masyarakat setempat dengan nama “pasie situmpuak” yang berlokasi di desa lhokrukam kecamatan Tapaktuan kabupaten Aceh Selatan. Lokasi pasir situmpuk masih belum ramai dikunjungi apalagi akses ke tkp cukup membuat pengujung berpikir berkali-kali sampai lelah dan membatalkan niatnya ke sana. Tapi untuk kalian yang suka memakai kaos my trip my adventure pasti ga lucu bila harus membatalkan niat ke lokasi yang konon masyarakat setempat menyebutkan sebagai tempat bidadari bersembunyi,,,hayooo tertantang ga ?? bagi jomblo mungkin lokasi ini akan menjadi ajang berekspetasi ria dimana dengan mengarungi ombak atau mendaki bebatuan terjal kemudian sampai dipasir situmpuk berjumpa dengan sang bidadari, sang bidadari tersenyum manis duduk dibibir pantai dengan rambut tergerai berkibar-kibar dihembus angin senja.
Tapi jangan berpikir sejauh itu karena itu hanya legenda yang sudah diwariskan dari generasi ke generasi sampai hari ini. so, kembali lagi ke dunia nyata. Lokasi nya berada di balik gunung yang harus dilalui mendaki medan bebatuan, merayap dilobang besar berjalan diatas karang-karang tajam dengan jarak tempuh sekitar 1 jam. Bila sedang beruntung bisa dilalui dengan menggunakan perahu, tapi dimusim barat cara ini lumanyan beresiko dan sangat tidak dianjurkan sama sekali.
Desa Lhok Reukam ditempuh dari tapaktuan berjarak sekitar delapan kilometer atau 15 kilometer dari Bandara T. Cut Ali, Kecamatan Pasie Raja. Dalam perjalanan menuju TKP dari atas gunung akan terlihat situs typo “Lhokrukam” itu pertanda gerbang menuju pasir setumpuk sudah terhidang didepan mata.
Dengan mambawa guide dari desa setempat, kali ini kami cukup beruntng berkenalan dengan Ridho dan kawan-kawan dari lhokrukam communty yang bersedia menemani kami ke lokasi Pasir situmpuk. Setelah semuanya siap selanjutnya berangkat!
Selama perjalanan akan diiringi irama alam, deburan ombak memecah karang dan sahutan monyet memecah kesunyian. Untuk yang hobi tracking mungkin ini akan jadi seru tapi bagi yang hobi makan ini akan menjadi ajang bakar lemak, hhihihhi…

Tapi jangan kuatir berlebihan kalian sedang tidak mendaki semeru, karena perjalanan yang ditempuh hanya memakan waktu lebih kurang satu jam dan hanya butuh setengah jam bila ada kemampuan berlari diantara batu-batu cadas.

Suasana hati akan terasa menyenangkan dikala mendengar kembali deburan ombak sebagai pertanda lokasi yang dituju sudah sangat dekat, diantara batu-batu besar dan tumbuhan raksasa terhampar pasir putih yang tentunya akan segera melenyapkan rasa lelah.

Next, menjelang senja saatnya membagi tugas menyiapkan makanan dan memasang tenda serta mencari kayu bakar. Pasir situmpuk juga sangat menarik bagi angler yang suka memancing dan biasanya disini tempatnya istana ikan-ikan mewah sejenis giant travelly, kakap, dan kerapu beranak pinak.

Untuk menambah rasa penasaran sebaiknya tidak perlu diceritakan semuanya karna akan menjadi lebih seru dan menarik bila langsung ke tkp dan menikmati sebisa mungkin keindahan yang ada dipasir situmpuk. salam acehplanet.

 

Facebook Comments


batatx

Segalanya penuh warna