Pin It
Search
Saturday 18 November 2017
  • :
  • :

Pasir Setumpuk, Surga terpendam di balik bukit

Pasie Setumpuk adalah sebuah kata yang unik dalam bahasa Aneuk Jamee, yang berarti pasir setumpuk. Ini merupakan sebuah pantai yang terletak di antara 2 kaki gunung, berhadapan dengan birunya laut Samudra Hindia. Ada berbagai macam keindahan serta kelestarian alam di dalamnya. Pasir setumpuk ini juga dikenal sebagai sebuah pantai tempat persembunyian bidadari dalam cerita lagenda Tuan Tapa. Pasir Setumpuk terletak 1 Km dari Gampoeng Lhok Rukam.
Pasir setumpuk merupakan salah satu objek wisata Lhok Rukam. Keasrian dan kealamian pantai ini menciptakan aura kenyamanan dan keindahan alamnya yang membuat Anda merasa dalam surga tanpa beban pikiran apa pun. Untuk diketahui, daerah ini belum dihuni oleh penduduk, karena akses untuk menuju ke lokasi yang sulit dijangkau. Akibatnya, daerah ini menjadi objek pantai eksotis tanpa penghuni.Posisinya diapit oleh dua gampong, Lhok Rukam dan Panjupian.


Gunung dan lautan memisahkan kedua gampoeng tersebut dengan pantai yang indah ini. Hamparan laut yang indah dengan pasir putih yang masih alami penuh pesona, dihiasi alunan ombak yang bertangga dapat dijumpai di sini.Hamparan gunung dan perbukitan yang amat indah disertai dengan pepohonan yang amat alami bertabur dipantai ini, bahkan diramaikan monyet-monyet liar yang menantikan kedatangan para penikmat pantai.Kawasan ini dulunya merupakan tempat istirahat para nelayan. Hanya ada satu gubuk kecil yang dibuat oleh nelayan saat singgah di sana.
Jalur menuju lokasi ini juga menantang. Dimana jalur perbukitan yang mengapit pantai tersebut, membuat para wisatawan bisa menikmati keindahan alam sekitarnya. Selain itu, lokasi wisata ini juga bisa ditempuh dengan perahu nelayan setempat.Sulitnya akses untuk menuju ke lokasi tersebut membuat kawasan wisata yang sangat menggiurkan ini belum bisa dinikmati oleh masyarakat luas. Bahkan, masyarakat di Aceh Selatan sendiri belum atau bahkan tidak mengetahui keberadaan tempat wisata ini.

Facebook Comments


batatx

Segalanya penuh warna