Pin It
Search
Sunday 23 February 2020
  • :
  • :

Pameran Kebencanaan Global Disaster Expo: Rekontruksi dan Pengurangan Risiko Bencana

10 Tahun telah berlalu musibah yang maha dasyat menghantam pesisir aceh dan pusat kota banda aceh. Hari ini genap satu dekade musibah yang membawa luka dan derita tapi juga banyak yang bisa dirasakan oleh masyarakat aceh. Aceh memperingati 10 tahun terjadinya bencana alam tsunami dengan serangkaian acara digelar sejak 25-28 Desember 2014 sementara puncak peringatannya tepat hari ini 26 Desember 2014 dengan digelarnya upacara peringatan 10 tahun tsunami dihadiri oleh sejumlah pejabat senior pemerintah Indonesia, Wakil Presiden Jusuf Kalla dan sejumlah menteri Kabinet Kerja, antara lain Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri Energi Sumber Daya Mineral Sudirman Said, Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi, dan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.

Sementara negara donor, negara sahabat serta relawan yang ikut membantu proses rehabilitasi dan rekonstruksi pasca tsunami juga ikut hadir, Sebanyak 35 negara mendapatkan penghargaan serta piagam tertinggi dari Aceh. Penghargaan tertinggi rakyat Aceh ini diserahkan atas bantuan kepeduliannya dalam bidang kemanusiaan dan lingkungan hidup oleh Gubernur Aceh Zaini Abdullah dan Paduka yang Mulia Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud Al-Haytar kepada tiap dubes masing-masing negara.

Diantara ke-35 negara yang mendapatkan penghargaan yakni, Singapura, Jerman, Bangladesh, Prancis, Portugis, Amerika, Oman, Slovakia, Swedia, Irlandia, Denmark, Jepang, dll. Negara-negara ini merupakan negara donor bagi rekonstruksi dan pembangunan Aceh usai tsunami terjadi.

Selanjutnya, akan digelar berbagai acara seperti Pameran Kebencanaan, Seni Kreatif, Pameran Foto bertema: Rekonstruksi dan Pengurangan Resiko Bencana yang akan dilaksanakan hingga Minggu 28 Desember 2014. Pameran kebencanaan dilakukan di Blang Padang, untuk Seni Kreatif dan pameran foto dilakukan di Museum Tsunami, Malam Apresiasi yang ditujukan untuk dunia. Selain penampilan terbaik dari seniman Aceh, juga akan ada pertunjukan seni yang dibawakan dari beberapa kelompok seniman dari dalam bahkan luar negeri.

Sebagai penutup,  digelar Run ID Tsunami 10 K pada tanggal 28 Desember, bertepatan dengan hari Minggu. Acara lari 10 km ini merupakan simbol dari harapan dan jiwa kebebasan dalam kemanusiaan. Para peserta akan memiliki pemahaman mengenai upaya rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh dengan berlari sepanjang wilayah yang terkena tsunami.

Facebook Comments


batatx

Segalanya penuh warna