Pin It
Search
Thursday 12 December 2019
  • :
  • :

Menjajaki Bukit Penuh Cerita

Begin again everybody..it’s good to see you.. like usually, setiap weekend kita pasti ajak para sahabat untuk mencari udara segar. Nah, kali ini kit mau mengajak sahabat pencinta alam ketempat wisata yang belum banyak dikunjungi oleh para wisatawan. Tempat inibaru dibuka untuk umum sekitar 7 bulan.

Wisata ini berada di Aceh Besar, tepatnya di kecamatan Krueng Raya, yang berjarak sekitar 35 km dari Banda Aceh. Bukit Lamreh, begitulah disebut oleh penduduk Aceh. Wisata yang menyimpan  panorama lanscape dan  tebing-tebing yang mempesona dengan bukit yang begitu hijau.. membuat para sahabat tidak ragu dan tidak rugi untuk mengunjungi objek wisata Aceh yang satu ini.Untuk memasuki kawasan tebing Lamreh ini, kita hanya perlu merogoh saku lima ribu rupiah saja per orangnya..

Sesampainya di sini, sahabat pastiakan speechless melihat pemandangan yang amat sangat memukau dan bersiap memanjakan mata kita. Sekalilagi, it’s so beautiful guys. Bahkan, kamera pun tidak akan lepas dari tangan kita, sayang jika ada moment yang tidak didokumentasikan.

Tidak hanya tebing, kita juga bisa melihat pantai dengan  pasir yang putih dan pemandangan para nelayan yang memancing di tengah lautan. Didaerah desa lamreh,juga ada wisata sejarah yang harus kita kunjungi guys. Menurut salah satu ahli Epigrafi, yakni Abu Taqiyuddin Muhammad,  dalam penelusurannya menemukan paling sedikit 10 makam penguasa atau raja pada situs/cagar budaya kawasan Bukit Lamreh.

Salah satunya adalah makam Malik Syamsuddin yang bergelar Al’abdidhaif, wafat 7 Ramadhan 822.  Selanjutnya, benteng  Sihamat Ramayang, yaitu benteng yang terletak disebelah kiri bukit Lamreh. Benteng ini mengandung cerita seperti kisah si Malin Kundang yang ada di daerah Padang, Sumatera Barat.Tetapi, di sini yang menjadi batu adalah kapalnya.

Open your eyes guys… Aceh is Awesome Place for your adventure. Come, get it and feel it…..

 

nonton video perjalanannya dsni

Facebook Comments


bastera rusdi

Saya adalah jiwa bebas yang menyukai seni photography, dan sangat menjunjung tinggi etika dalam pengambilan sebuah karya untuk menciptakan sebuah seni. Traveling adalah satu wujud kerja saya dalam mencari sebuah inspirasi.