Pin It
Search
Saturday 26 September 2020
  • :
  • :

Mengelilingi Pulau Weh dengan boat

Setelah puas menjelajahi pulau aceh sekarang kita akan menjelajahi pulau weh, pulau berbentuk huruf “w” menyimpan sejuta keindahan yang tidak pernah habis-habisnya untuk dinikmati. Sesuai dengan awalan namanya weh, huruf w juga berarti “WOW” , pulau weh dengan pesonanya yang wow memang layak digadang-gadang sebagai andalan wisata bahari aceh.

Kebetulan dibulan maret cuaca lagi bersahabat, jadwal kerja yang tidak terlalu ketat kami meluangkan waktu merencanakan perjalanan diperairan sabang, yaitu mengelilingi pulau sabang dengan boat. Wow…wow..woww..sekali lagi memang pulau weh wow abis bray…

Membayangkan mengelilingi pulau sabang memang pengalaman yang paling seru, tidak seperti kebiasaan yang lalu datang ke sabang, pilih penginapan, tidur, besok bangun snorkling, terlentang di pasir, mengagumi ikan-ikan kecil berwarna warni yang kebetulan bermain di tepian pantai sungguh hal yang biasa, tapi luar biasanya adalah…..jreng-jreng…

Dengan kacamata yang kebetulan beli di jalan perdagangan ketika mampir dipenginapan, kami hampir mirip detektif dari london yang kebetulan sedang bekerja memecahkan kasus di pulau weh tentang harta karun dari kapal sophie german yang tenggelam pada perang dunia ke II. Boat dan operator yang sudah jauh hari dipesan sudah stay di balohan dan sekarang saatnya berangkat…go..go..go…

Pengalaman paling tak terlupakan dan pasti akan kami ceritakan kepada kawan-kawan nantinya ketika menyelusuri inchi demi inchi pulau weh yang seakan merupakan sebongkah batu yang tersusun rapi terikat dengan akar pepohonan yang tumbuh subur dan keberadaan mereka dilindungi pemko sabang.

Dari balohan boat melaju pelan-pelan melewati lokasi batee meuduroe spot paling populer para mancing mania, melewati pantai lhok gaphu yang masih perawan dan belum terjamah oleh wisatawan kecuali nelayan setempat. Menikmati birunya laut di pantai bangau, menjelang siang kami merapat dan singgah di pemandian air panas keuneukai. Mandi kolam air panas hampir menjadi tradisi kami ketika ke sabang, sambil menikmati segelas jus dingin dan sepiring mie berendam di kolam air panas sensasinya luar biasa, kalau tidak percaya silakan dicoba 😀

Penat dan lelah menjauh sudah, kini saatnya melanjutkan perjalanan mengelilingi pulau weh. Sampai di teluk teuku umar kami kembali singgah, menangkap beberapa lobster dan membakarnya di pantai. Selanjutnya salahsatu tujuan kami adalah lokasi gua sarang, dilokasi ini meskipun lautnya berwarna hijau jernih tapi cukup dalam. Dikawasan gua sarang ada beberapa goa yang eksotis, terutama tiga gua yang diatasnya tumbuh bongsai-bongsai liar yang pasti harganya cukup asik untuk dikatagorikan sebagai harta karun.

Puas menikmati lokasi gua sarang perjalanan selanjutnya adalah ke nol kilometer dan berakhir di pantai iboih. Di perairan nol kilometer lautnya cukup mengerikan dan menghitam karena palung besar dibawah sana menjadi sarangnya ikan-ikan langka dan berbahaya. Dari atas boat kami masih bisa melihat tugu nol kilometer. Menjelang sore angin barat dari samudera mulai berhembus, ombak semakin membesar dan mengganas, boat dilaju dengan kecepatan penuh meliuk-liuk diatas ombak setinggi 3 meter yang pasti cukup membuat pantat sakit dan jantung berdetak hebat,. Setelah berjuang dengan tegangan tinggi akhirnya kami sampai…selamat selamat

Kalian yang suka mencoba mengelilingi sabang, ada baiknya persiapkan dulu beberapa hal berikut. Yang tidak bisa berenang ada baiknya membawa pelampung atau sejenis alat bantu lain dengan kemungkinan terburuk kapal terbalik. Sewa boat dengan operator yang berpengalaman dan pastikan bisa menunjukkan tempat-tempat eksotis pulau weh yang belum pernah terjamah. Sebaiknya lakukan perjalanan di bulan Maret-April-Mei dan Juni karena selebihnya angin kencang dan cuaca buruk untuk melaut. Bawa bekal secukupnya terutama air minum dan beberapa kebutuhan lainnya yang akan menemani saat diatas boat.

Salama Acehplanet.

Facebook Comments


batatx

Segalanya penuh warna