Pin It
Search
Thursday 6 August 2020
  • :
  • :

Melihat dari Dekat Tumbuhan Carnivora di Pegunungan Leuser

Mendaki gunung, menikmati pesona hutan tropis, menghirup udara pegunungan, menatap bintang-bintang yang sedikit lebih dekat sambil menghangatkan badan dekat api unggun adalah keinginan semua orang yang berjiwa petualang. Salahsatu tujuan hiking paling sempurna di Aceh ada di Aceh Tenggara tepatnya di Taman Nasional Gunung Leuser sebagai Wilayah Ekosistem yang dilindungi UNESCO. Berbagai Flora dan Fauna tumbuh berdampingan, salahsatu dari sekian banyak flora yang paling unik ada tumbuhan yang bernama kantong semar (Nepenthes sp.) atau yang dikenal sebagai Tanaman pemakan Daging.

Bagi anda yang suka melihat langsung tumbuhan ini, di TNGL ada 6 jenis tumbahan Nepenthes sp. yang tumbuh dikawasan tersebut, diantaranya adalah Nepenthes ampullaria, Nepenthes tobaica, Nepenthes densiflora, Nepenthes gymnamphora, Nepenthes gracillima dan Nepenthes sp. Dari ke 6 Jenis Tumbahan Karnivora yang tumbuh di kawasan TNGL jenis Nepenthes ampullaria yang paling dijumpai di daerah dan rawa-rawa di bawah ketinggian 100 meter di atas permukaan laut. Nepenthes tobaica merupakan spesies endemik yang sering di jumpai di daerah Gunung Kemiri pada ketinggian 2600  3000 m.d.p.l. sedangkan di daerah Gunung Bendahara tumbuhan ini dijumpai pada ketinggian 2000 2400 m.d.p.l. dan Di Gunung Mamas, tumbuhan ini dijumpai pada ketinggian 1500  2000 m.dpl. Jenis Nepenthes gracillima banyak dijumpai di pegunungan Bukit Barisan terutama di daerah Dairi, di tanah berbatuan yang tandus di antara pakis , rumput dan ilalang. Nepenthes ampullaria dan Nepenthes albo-marginta juga dijumpai di dekat pantai.

Bila dilihat dari jarak dekat Kantong Semar setiap jenisnya berbeda-beda seperti  pada jenis Nepenthes. ampullaria kantong (pitcher)-nya berbentuk seperti periuk dengan panjang sekitar 10 cm dan garis tengah mulut kurang lebih 8 cm., sedangkan pada Nepenthes gracillima lebih menyerupai tabung atau terompet dengan panjang sekitar 20 cm dan garis tengah mulut ± 8 cm. Karena relatif berat bagi penyanggnya, umumnya ujung daun (kantong/ pitcher) ini menjuntai sampai tanah. Pada bagian luar kantong semar terdapat dua baris bangunan seperti duri (gerigi) vertikal. Bibir dari mulut kantong, biasanya warnanya cukup mencolok. Meskipun bentuk dan ukuran tudung atau tutup kantong sangat bergantung pada jenisnya, tetapi akan selalu lebih kecil dari pada ukuran mulut kantong.

Sebagai informasi kantorng semar mampu memakan berbagai binatang dan beradasarkan penelitian setidaknya ada 68 jenis binatang dapat terperangkap di dalam kantong, termasuk laba-laba besar, tikus  dan kepiting. waw,,ternyata memang begitu sempurna ciptaan Allah SWT.

Facebook Comments


batatx

Segalanya penuh warna