Pin It
Search
Sunday 17 December 2017
  • :
  • :

Gua misterius Mon chino

 

Tahun ini kami asik mencari wisata yang lumayan extrim bagi para pertualang sejati.. perjalanan yang biasa kami datangin, yaitu pantai, gunung dan danau.. kali ini Saya bersama para fanatik garis ingin menyusuri gua-gua yang terletak di aceh . dari informasi masyarakat di daerah terbangan aceh selatan terdapat gua yang lumayan menarik , yaitu gua mon chino terbangan. Menurut masyarakat setempat gua mon chino ini di percaya sering di huni oleh binatang buas seperti harimau.. dengan informasi tersebut membuat kami semakin tertantang dan penasaran dengan goa yang jarang di kunjungi masyarakat setempat.Gua mon chino ini terletak di desa ladang tuha kec. Pasi raja aceh selatan, jarak dari kota tapak tuan sekitar 17 km meter, perjalanannya lumayan mudah, di karenakan bisa membawa kendaraan sampai di depan mulut gua, karna gua mon chino terletak di tepian pantai di derah terbangan..

Goa mon chino tepat berada di kaki bukit gunung terbang yang menjadi asal muasal dari pemukiman terbangan.Menurut legenda gunung terbang ini berasal dari alue paku (Sawang) yang kemudian menjadi taruhan raja kluet dan raja Nggang dalam pertarungan laga ayam yang di menangkan raja kluet. Kekalahan raja Nggang menjadikan puncak gunung alue paku di terbangkan ke kluet, namun di tengah perjalanan tepatnya di desa yang sekarang bernama terbangan di halang oleh gunung yang berasal dari Jabal makmur, sehingga puncak gunung alue paku jatuh tepat di pantai.

Nah dulunya goa ini terendam air laut dan menjadi sarangnya ikan, termasuk hiu putih. Seiring berjalan waktu bibir pantai semakin menyurut menyebabkan goa mon chino kering dan menjadi daratan.Selama goa mon chino menjadi kering jarang penduduk setempat masuk, namun masyarkat sering melihat goa dari atas bukit.

Sekarang goa mon chino masih menyimpan misteri yang kataya terowongan bawah goa masih terhubung ke laut. Kami mencoba memasuki goa yang memiliki tebing-tebing batu yang tinggi sekitar 15 meter menjulang ke atas di hiasi akar-akar tumbuhan liar. Lima meter dari mulut goa terdapat lobang seperti terowongan yang sangat gelap berdiameter 50 cm. Kami memasuki goa tampa perlengkapan yang memadai seperti oksigen, tali dan penerangan, shingga menyurutkan keinginan kami menyusuri terowongan misterius tersebut.

Setelah kami menyusuri dan mengambil beberapa spot cantik untuk berfhoto. kami keluar dan menunggu kedatangan matahari cantik yang mulai tergelam. Suasanya yang begitu indah di sore itu yang di hiasi pohon-pohon cemara dan membuat kami semakin bersemangat untuk menunggu moment-moment yng akan kami abadikan untuk hadiah bagi para pencari wisata-wisata yang tersembunyi.

Tak hanya kami yang menunggu matahari tenggelam, kerbau-kerbaupun mulai berdatangan untuk melihat matahari cantik yang mulai tenggelam. Sehingga kami juga menjadikan para kerbau sebagi objek cantik yang akan kami abadikan lewat kamera yng kami bawa.

acehplanet__terbangan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Facebook Comments


bastera rusdi

Saya adalah jiwa bebas yang menyukai seni photography, dan sangat menjunjung tinggi etika dalam pengambilan sebuah karya untuk menciptakan sebuah seni. Traveling adalah satu wujud kerja saya dalam mencari sebuah inspirasi.