Pin It
Search
Friday 16 November 2018
  • :
  • :

Gedung peninggalan kolonial belanda ini bernama Het Kantoorgebouw Der Atjehsche Handel-Maatschappij Te Langsar

Langsa merupakan kota kecil dengan keramaian yang terpusat di dua titik. Jalan Teuku Umar sebagai pusat pertokoan dan pasar tradisional selalu ramai sejak pagi sampai malam hari. Demikian juga Jalan Ahmad Yani, jalan protokol dua jalur yang membelah kota ini selalu dipadati warga.

Kota langsa sebagai kota tua sudah pasti memiliki banyak peninggalan peradaban masa lalu salahsatunya gedung balee juang yang sekarang di manfaatkan sebagai kantor Bappeda. Kantor Bappeda atau disebut juga dengan gedung balee juang terletak tepat di jantung kota langsa dan merupakan bangunan peninggalan kolonial belanda dengan khas arsitektur eropa murni. Gedung yang disebut belanda sebagai Het Kantoorgebouw Der Atjehsche Handel-Maatschappij Te Langsar ini sudah ada sejak tahun 1920.

Berdasarkan sejarah nama langsa sendiri, Konon kata “Langsa” disebut-sebut berawal dari sebuah nama burung elang besar, yaitu “Langsar” akronim dari “Elang Besar”. Landasan nama ini mendorong Wali Kota Langsa, Usman Abdullah hendak mengubah ikon kota dari bambu runcing menjadi lambang elang.

Sejarah langsa sedang diteliti dan dipelajari oleh peneliti dari beberapa kampus di aceh, pengungkapan sejarah kota langsa yang seakan hilang akan membuka tabir sejarah peradaban aceh masa lampau yang dimulai dari kerajaan timur aceh. Beberpa waktu lalu peniliti dan relawan menyakini menemukan beberapa makam bangsawan kerajaan langsa, kita berharap dengan penemuan ini akan sedikit mengarah ke gerbang kebenaran akan sejarah kota langsa.

Facebook Comments


batatx

Segalanya penuh warna