Pin It
Search
Wednesday 23 September 2020
  • :
  • :

Escape Building, gedung penyelamat dengan konstruksi kuat

Gedung penyelamat atau escape building kerap dipakai untuk berbagai simulasi gempa tsunami. Gedung itu tercatat sebagai yang terkuat dan sanggup menahan beban dan goncangan besar. Menjadi objek tersendiri yang menarik sebagai tempat belajar bagi generasi penerus. Secara teori, inilah gedung terkuat di Aceh. Ada empat escape building di Banda Aceh yang terletak di Kecamatan Meuraxa. Salah satunya dipakai untuk kantor Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC), dikelola oleh Universitas Syiah Kuala.

Gedung itu dibangun pascatsunami yang melanda Aceh Desember 2004 silam. Bangunan empat lantainya kokoh, dan dapat disinggahi oleh helikopter di atasnya. Bangunan dirancang khusus untuk perlindungan bagi warga, jika tsunami singgah lagi di Aceh. Beberapa kali bangunan tersebut telah dipakai dalam rangkaian sosialisasi tsunami yang diadakan pemerintah dan donor.

Design bangunan escape building ini dibuat oleh konsultan asal Jepang Nippon Koei, Co. Ltd sebagai JICS Study Team pada tahun 2006. Tiap-tiap escape building dibangun dengan luas 1.400 meter persegi. Bangunan tersebut mempunyai 54 pilar dengan diameter 70 sentimeter. Tinggi gedungnya sekitar 18 meter dengan 4 lantai. Lantai akhir dibiarkan terbuka dan tersedia helipad untuk pendaratan helikopter. Lantai dua mempunyai tinggi sekitar 10 meter, mengikuti tinggi gelombang tsunami Desember 2004 lalu di lokasi gedung tersebut. Sementara lantai lantai satu dibiarkan kosong tanpa partisi untuk menghindari terjangan air tsunami.

Gedung yang dapat menampung evakuasi sebanyak 500 orang tersebut, diset dapat menahan gempa dengan kekuatan 9 – 10 skala richter. Tangga menuju ke lantai atas dibuat dua buah. Satu tangga utama dengan ukuran sekitar dua meter dan satu lagi dengan lebar satu meter. Gedung juga dilengkapi dengan peralatan dan fasilitas untuk evakuasi.

Facebook Comments


batatx

Segalanya penuh warna