Pin It
Search
Thursday 22 February 2018
  • :
  • :

Danau Lut Tawar

Di Aceh ada Danau Lut Tawar yang menyimpan keindahan alam. Potensi ini diperkaya dengan keberadaan masyarakat Gayo yang memiliki kebudayaan seni tradisi kuat dan terpelihara. Lut Tawar atau Laut Tawar merupakan sebuah danau yang terletak di Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh. Danau yang terbentuk dari letusan gunung berapi ribuan tahun yang lalu tersebut, luasnya mencapai 5.472 hektare dengan panjang 17 km dan lebar 3,219 km.
Bagi wisatawan lokal di Provinsi Aceh, danau yang terletak pada ketinggian 1.250 mdpl merupakan salah satu objek wisata yang wajib dikunjungi saat libur. Namun, wisatawan dari luar Aceh baru ramai menikmati keindahan danau ini setelah Aceh terbebas dari konflik bersenjata pada Agustus 2005 silam. Pagi hari, menjelang matahari terbit, pengunjung akan disuguhi pemandangan nelayan yang sedang mencari ikan depik (ikan khas Danau Lut Tawar) menggunakan sampan, ikan-ikan tersebut juga dijual dengan harga murah oleh nelayan-nelayan yang menggantungkan hidupnya dari Danau Lut Tawar.
Berkunjung ke Danau Laut Tawar, wisatawan tidak hanya menikmati keindahan alam yang ditawarkan danau nomor tiga terluas di Indonesia setelah Danau Toba dan Singkarak, jika berkunjung pada waktu yang tepat, wisatawan akan dapat menikmati berbagai macam penampilan budaya masyarakat Gayo yang hidup di dataran tinggi provinsi paling barat Indonesia.

Kegiatan-kegiatan kebudayaan masyarakat lokal biasanya akan banyak dilaksanakan saat pelaksanaan Festival Danau Lut Tawar yang dilaksanakan setiap pertengahan tahun, berbagai kegiatan yang ditawarkan kepada pengunjung misalnya perlombaan tarian tradisional yang dilaksanakan semalam suntuk. Wisatawan akan disuguhkan tarian-tarian dari berbagai daerah di daerah tersebut yang saling berlomba semalam suntuk. Tarian yang cukup terkenal di daerah ini adalah Didong, Saman Gayo, dan berbagai tarian tradisional lainnya. Kegiatan lainnya yang menarik untuk disaksikan wisatawan adalah pacuan kuda tradisional. Dalam kegiatan ini, joki cilik akan memacu kudanya untuk dapat mencapai finis lebih dahulu. Pacuan kuda tanpa pelana ini semakin menarik untuk disaksikan karena tidak dilaksanakan di lapangan, melainkan kuda akan berlari kencang di dalam danau.

Percikan air Danau Laut Tawar saat kuda berlari akan semakin membuat pacuan kuda tersebut tambah menarik untuk disaksikan. Ribuan wisatawan biasanya akan memenuhi pinggir Lut Tawar untuk menyaksikan pacuan kuda tersebut.

Facebook Comments


batatx

Segalanya penuh warna