Pin It
Search
Saturday 21 July 2018
  • :
  • :

Birding Photography di desa Tibang

Pulau Sumatra memiliki berjuta lanskap indah yang tidak kalah dengan pamor pulau dewata. Pada sejarahnya, Kerajaan Samudra Pasai adalah jalur perdagangan utama. Mempunyai letak yang strategis dengan berbagai macam kekayaan alam seperti rempah-rempah, minyak bumi, gas alam, kopi, dll. Aceh sering menjadi daerah yang diperebutkan oleh beberapa bangsa di dunia. Dalam kepulauan Nusantara, Aceh adalah pintu masuk utama yang memiliki berbagai macam tujuan wisata. Namun sayangnya, Aceh bukan prioritas utama bagi kebanyakan wisatawan, padahal aceh adalah gerbangnya pesona keindahan nusantara.

Dari segi flora dan fauna, aceh juga habitat bagi berbagai habitat langka dan aneh didunia. Seperti murai, badak, gajah, orang utan dan berbagai jenis satwa liar lainnya. Kondisi aceh yang sudah membaik dan jauh dari perang dan kriminal, sudah saatnya membangun kembali aceh dari berbagai aspek, termasuk lingkungan tempat berlindung berbagai spesies yang patut diselamatkan keberadaaan mereka.

Bagi Pecinta Photography, kekayaan spesies satwa liar menjadi objek yang menatang untuk diabadikan dengan kamera, dengan bidikan lensa tele berkamuflasi berjam-jam diantara rawa dan hutan, photografer akan terpuaskan saat spesies langka berhasil terekam dengan sempurna dengan camera mereka. Mayoritas di banda aceh banyak penggemar birding photography yang suka mengoleksi spesies burung dengan kamera favorit mereka untuk diabadikan atau dipanjang bahkan dijual ke berbagai perusahaan nasional maupun internasional. Desa Tibang salahsatu desa yang berada di kawasan pantai menjadi tempat favorit bagi biriding photografy untuk berburu hasil jepret.

Berlokasi di Kecamatan Syiah Kuala, desa tibang memiliki banyak rawa dan tambak yang biasa menjadi tempat berbagai burung mencari umpan dari ikan-ikan kecil yang hidup di air-air tawar.

 

Facebook Comments


batatx

Segalanya penuh warna