Pin It
Search
Monday 17 December 2018
  • :
  • :

Beruntung sempat berkunjung di 100 tahun museum aceh, karena belum tentu di peringatan museum aceh abad selanjutnya aku masih hidup.

Komplek Museum Aceh #acehplanet

Jarang-jarang aku sempat ke museum, memikirkannya saja sudah timbul rasa bosan walaupun sedikit tidaknya aku menyukai sejarah dan kisah menarik peradaban dunia masa lalu, banyak cerita dan kisah-kisah aceh masa lalu yang sempat aku baca di blog atau karangan-karangan buku dikala sedang tidak banyak pekerjaan. Terkadang kisah-kisah begitu dramatis dan melankolis sementara melihat aceh hari ini aku sering menyangkal apa yang sudah aku baca. Bertepatan peringatan seabad museum aceh yang diselenggarakan di komplek museum aku mendatanginya.

Banyak pengunjung yang datang, mulai anak sekolah, dewasa bahkan tua renta juga ikut serta, terpikir olehku betapa beruntungnya mereka yang sudah lanjut usia bisa menyaksikan acara se-abadan begini karena belum tentu peringatan museum abad selanjutnya kita masih bisa bersama, halah lupakan saja.

Kulangkah kaki ku menuju gedung paling kiri dari pintu gerbang karena dari sana banyak pengunjung keluar masuk, pasti disana pusat acaranya, diringi musik syahdu dari pemain biola dipanggung yang berada disamping rumah aceh, aku melanjutkan ke misi utamaku mencari bukti tentang peradaban aceh masa lalu yang katanya sangat luar biasa.

Memasuki bangunan berlantai empat yang mereka sebut dengan gedung pameran tetap mulai terlihat ruang pamer yang besar dan memanjang, ada beberapa koleksi yang mereka pajang terutama binatang-binatang karena ingin mengeliling museum secepatnya aku langsung menaiki tangga dan kali ini sedikit menarik, pajangan-pajangan berisi sejarah dan disertai foto-foto serta benda-benda koleksi.

Lantai tiga lebih seru lagi karena disana ada timeline sejarah mulai dari tahun 1511 dan menurutku pribadi sangat membantu menjawab penasaranku tentang aceh masa lalu, ditambah lagi pahlawan-pahlawan yang syahid memperjuangkan aceh dari kolonial serakah disertai dengan bendera besar berada ditengahnya, benda-benda koleksi masa perang seperti meriam, pedang dan tombak serta senjata dipajang dalam kaca.

Dilantai empat, disana banyak naskah-naskah karya-karya ilmuan aceh masa lalu dan beberapa diantaranya sempat menjadi referensi se asia tenggara di masalalu, sejenak aku membayangkan kondisi aceh masa lalu dalam pikiran ku, digabung dengan visual-visual yang terekam dari film-film box office aku bahagia membayangkannya. seterunya aku tidak bisa melanjutkan ceritaku karena sebaiknya langsung saja mengunjungi museum aceh karena disana banyak hal yang bisa dipelajari tentang aceh masa lalu, selamat berkunjung sementara aku menghayal dulu tentang aceh dimasa kejayaannya…saleum

Facebook Comments